bank bjb


Sekolah di Surabaya Akan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19?

  Kamis, 22 Juli 2021   M. Naufal Hafizh
Sekolah di Surabaya Akan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19? (Pixabay)

Rencananya, sekolah di Surabaya akan jadi tempat isolasi bagi setiap kelurahan. Langkah ini diambil agar tidak ada lagi warga yang tidak tertangani saat isoman.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Pemerintah Kota Surabaya memproyeksikan setiap kelurahan segera memiliki tempat isolasi bagi warga yang positif Covid-19. Dengan begitu, ke depan, tidak ada lagi pasien isolasi mandiri yang tidak tertangani dengan tepat.

Langkah ini sebagai upaya pemkot menghentikan laju angka kematian akibat virus corona SARS CoV-2.

Data per 20 Juli 2021, kematian di Kota Pahlawan mencapai 1.472 kasus. Angka ini menjadi penyumbang tertinggi di Jawa Timur (Jatim).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warga segera periksa ke puskesmas atau meminta swab antigen apabila memiliki gejala laiknya terpapar Covid-19, seperti flu, batuk, hingga demam yang tak kunjung turun.

“Karena Covid-19 bukan aib tapi penyakit yang bisa disembuhkan. Kalau takut tidak mau di-swab karena malu positif Covid-19 akhirnya Surabaya kasusnya nambah terus. Kalau nambah terus, kapan ekonominya Surabaya akan bergerak,” ujarnya di Surabaya, Rabu (21/7/2021), dikutip dari Beritajatim.

Jika hasilnya positif, pemkot telah menyediakan tempat isolasi. Khusus yang tanpa gejala dibawa ke tempat isolasi kelurahan, Asrama Haji Sukolilo atau Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT). Kalau bergejala ringan-sedang dibawa ke RSLT atau RS Rujukan Covid-19.

“Sehingga tidak ada lagi warga Surabaya yang satu keluarga diisolasi mandiri, kalau rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri. Misal ada satu sakit lalu empat negatif, harus kita tarik ke tempat isolasi yang sudah disediakan,” jelas Eri.

Supaya para warga kooperatif dan proaktif, Eri menginstruksikan lurah dan camat agar melakukan sosialisasi dan memberi pengertian. Karena pemisahan antara orang yang positif dan negatif dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terkait penyediaan tempat isolasi di tiap kelurahan, Eri berharap segera terealisasi. Karena bisa mengurangi beban dari RS rujukan COVID-19. Tempat isolasi kelurahan ini rencananya diletakan di gedung sekolah yang sangat representatif karena ada AC dan memiliki ruang yang cukup luas.

Setiap kelurahan akan mendapat jatah 30 bed dan akan ada pendampingan dari tenaga kesehatan. “Kalau misalnya kasusnya banyak, ya kita akan tambah bed. Insyaallah hari Jumat (23/7/2021) sudah bisa kita aktifkan untuk tempat isolasi di kelurahan,” tuturnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar

_atrk_opts = { atrk_acct:"XGeit1zDGU20kU", domain:"ayosurabaya.com", dynamic: true}; (function() { var as = document.createElement('script'); as.type = 'text/javascript'; as.async = true; as.src = "https://certify-js.alexametrics.com/atrk.js"; var s = document.getElementsByTagName('script')[0];s.parentNode.insertBefore(as, s); })();