RSLI Surabaya Rawat 266 Pasien Covid-19, Mayoritas Pekerja Migran yang Baru Pulang

  Kamis, 10 Juni 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi ruang isolasi pasien Covid-19. (ayosurabaya/Kavin Faza)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, menyebutkan jumlah pasien Covid-19 Jatim yang dirawat kian bertambah. Menurutnya, peningkatan itu disebabkan terjadinya lonjakan kasus di Kabupaten Bangkalan, Madura. 

Per Kamis, 10 Juni 2021, tercatat 226 pasien Covid-19 dirawat di RSLI Surabaya. 

Dari jumlah itu, 81 di antaranya berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMi) yang baru kembali. Selain itu, ada pula 78 pasien asal Bangkalan, 14 orang dari klaster pondok dan 53 pasien umum. Seluruhnya, mulai ditangani sejak Minggu (6/6/2021). 

"Sudah menerima pasien hasil penyekatan dari Jembatan Suramadu, maupun kiriman dari Bangkalan," kata Nalendra, Kamis (10/6/2021).

Nalendra menegaskan, seluruh pasien asal bangkalan dimasukkan dalam 1 klaster Madura. Keseluruhan, pihaknya sudah merawat 82 pasien Covid-19 yang masuk Klaster Madura. 

Sesuai hasil penelitian, ditemukan 10 orang yang memiliki CT Value antara 25-35. Namun, bagi pasien yang memiliki CT Value dibawah 25, mencapai 65 orang. Seluruhnya akan dikirim ke Balitbangkes dan ITD Unair untuk mengkonfirmasi dugaan varian baru Covid-19 lebih lanjut 

"Dari 82 pasien, 4 orang dirujuk ke faskes (fasilitas kesehatan) lain dan yang dirawat di RSLI 78 orang," tuturnya

Hingga kini, masih ada pasien Covid-19 Klaster Madura yang masuk daftar tunggu untuk segera masuk ke RSLI Surabaya. Menurutnya, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSLI Surabaya terus bertambah. 

Sejauh ini, rumah sakit berkapasitas 400 tempat tidur dinilai masih bisa menampung. Mengingat, daya tampung terisi 226 pasien. Sehingga, masih ada 174 bed yang tersisa.

Bila pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSLI menembus angka 300 lebih atau sekitar 70% dari kapasitas yang ada, maka dinyatakan penuh. Sebab, sesuai ketentuan WHO akan, rumah sakit dengan jumlah pasien tersebut bisa dinilai penuh. 

Terlebih, RSLI telah membantu meminjamkan 50 tempat tidur untuk tindak lanjut penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan dan penyekatan Jembatan Suramadu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar