BTS Meal Timbulkan Kerumunan, Pemkot Surabaya Berikan Sanksi untuk McD

  Kamis, 10 Juni 2021   Praditya Fauzi Rahman
McDonald's Manyar Kertoarjo, Surabaya. (Vic Tor)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kota Surabaya melalui Satpol PP memberikan sanksi kepada beberapa gerai makanan cepat saji McDonald's perihal kerumunan yang ditimbulkan saat peluncuran promo menu BTS Meal pada Rabu (10/6/2021). Sanksi berupa teguran, denda, hingga penutupan jika kejadian serupa terjadi kembali. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait sanksi tersebut. 

"Kami sudah koordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Seluruh camat yang ada gerai McD untuk meningkatkan pengawasan. Sampai hari ini, aplikasi BTS sebelum buka kembali," kata Eddy, Kamis (10/6/2021).

AYO BACA : Cara Daftar Ulang Peserta PPDB Surabaya, 14-19 Juni

Eddy mengatakan sejumlah Polsek dan Koramil di setiap kecamatan yang terdapat gerai McD pun telah mengkroscek hal itu. Menurutnya, tak menutup kemungkinan pihaknya bisa menyegel gerai McD apabila melakukan pelanggaran berat.

"Ada polsek, dan koramil Harus bisa menunjukkan mekanisme seperti yang ada, supaya tidak terjadi kerumunan. Kalau di sana terjadi kerumunan, kami lakukan sanksi sampai dengan penyegelan," ujarnya.

Eddy menyebutkan sudah ada beberapa gerai yang diberikan sanksi administrasi berupa peringatan. Lalu, ada pula yang diberlakukan denda.

AYO BACA : Kenali Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac Serta Efeknya

"Kemarin (Rabu, 9/6/2021), ada beberapa gerai sudah kami sanksi administratif peringatan, ada satu gerai kami denda. Kalau masih melakukan yang sama membuat kerumunan, kami segel dengan Satpol PP line," tuturnya.

Kendati demikian, Eddy mengaku belum ada laporan perihal kerumunan BTS Meal di McD itu. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor apabila ada pelanggaran serupa ke instansi terdekat, seperti kecamatan dan polsek.

"Belum (laporan). Kami minta lapor ke kecamatan, kapolsek, dan koramil. Sampai saat ini belum ada yang lapor. BTS ini untuk driver thru," katanya.

Untuk mengantisipasi hal serupa terulang kembali, Eddy telah menyiagakan personel 3 pilar dari Satpol PP, TNI, dan Polri di setiap gerai. Total, ada 15 gerai yang telah dijaga para personel gabungan di kota pahlawan. 

"Kami siapkan, di satpol PP dan Linmas juga siap. Sekitar 15 gerai. Yang paling banyak (mal) Marina. Itu yang didenda, kerumunan luar biasa," tutupnya.

AYO BACA : Data Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah Kelurahan di Surabaya per 10 Juni

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar