Pemkot Surabaya Tegaskan Salat Idulfitri Dilakukan di Rumah Masing-masing

  Minggu, 09 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi. (Pixabay )

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau, warga supaya pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah dilakukan di rumah masing-masing. 

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) Nomor 07 Tahun 2021 Tanggal 6 Mei 2021 yang menyebut salat Idul Fitri dirumah bagi warga di daerah berstatus zona oranye. Sementara, di Kota Surabaya sendiri masuk dalam zona oranye.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya akan menjalankan instruksi dari Kemenag RI. Mengingat, daerahnya masih dalam zona oranye.

"Zona merah dan zona oranye harus salat Idul Fitri di rumah. Untuk di Surabaya, salat Idul Fitri di rumah masing-masing," ujar Eri melalui keterangan tertulis yang diperoleh AyoSurabaya.com, Minggu (9/5/2021).

Senada, Eri juga sudah membuat SE tentang panduan salat Idul Fitri 1442 Hijriah saat pandemi Covid-19 di Kota Surabaya. 

Dalam poin ke-2, SE Wali Kota Surabaya Nomor 443/4657/436.8.4/2021 tanggal 6 Mei 2021, berdasarkan zonasi penyebaran Covid-19 pada situs Satgas Covid-19 Nasional, Kota Surabaya berada di zona oranye. Maka dari itu, ia mengimbau warga kota pahlawan untuk salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah agar dilakukan di rumah masing-masing.

"Kami langsung buat surat edaran kepada warga, kami pastikan in-line dengan pemerintah pusat, kita jalankan," tuturnya.

Lalu, pada poin ke-3 SE Wali Kota Surabaya, menyatakan bahwa silaturahmi pasca salat Ied agar dilakukan bersama keluarga terdekat saja. Warga juga diimbau tak melakukan open house atau halal bihalal pada lingkungan komunitas maupun perkantoran. 

Eri mengungkapkan, SE itu semata-mata untuk mencegah penyebaran Covid-19 kepada masyarakat Kota Surabaya. Ia berharap, masyarakat bisa mengerti dengan turut meminimalisasi dan mencegah penyebaran virus SARS CoV-2. Mantan Kepala Bapekko Kota Surabaya itu juga memohon maaf kepada seluruh warga Kota Surabaya lantaran pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini harus dilaksanakan di rumah masing-masing.

"InsyaAllah, kita sudah sampaikan surat edaran ini kepada seluruh camat. Karena, Surabaya masih zona oranye, saya mohon maaf kepada warga Surabaya. Ayo, kita Salat di rumah masing-masing dulu," katanya.

Eri menegaskan, pihaknya tak melarang umat muslim melaksanakan salat Idul Fitri. Namun, SE dari pemerintah pusat menyatakan bahwa salat Idul Fitri tak diperbolehkan di masjid atau lapangan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar