53 PMI Dirawat di RSLI

  Minggu, 09 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
PMI tiba di RSLI Kota Surabaya untuk menjalani pemeriksaan. (Humas RSLI Surabaya)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Jawa Timur (Jatim) terus meningkat mendekati lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. 

Kendati begitu, Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya mengaku tetap siaga untuk menerima dan menangani para PMI yang terindikasi Covid-19 usai menjalani karantina di RS Asrama Haji Surabaya. Hingga Jumat (7/5/2021), jumlah pasien PMI yang dirawat mencapai 40 orang. 

Penanggung Jawab RSLI Surabaya, Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, total pasien PMI yang dirawat akan menjadi 53 orang. Asal mereka masih didominasi dari penerbangan Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam, dan Belanda.
  
Nalendra menekankan, para PMI akan diobservasi dan menjalani monitoring ketat terhadap Covid-19 yang dideritanya. Pun dengan kondisi kesehatan lainnya. Para PMI juga dijadwalkan pengambilan sampel diawal masuk untuk diolah di RSLI dan juga dikirimkan ke Balitkbangkes Jakarta Pusat untuk penelitian virologi terkait potensi varian baru Covid-19. Lalu, Balitbangkes Pusat akan mengumumkan hasilnya sekitar 2 pekan usai sampel masuk. 

Para PMI juga dijadwalkan menjalani test swab PCR setiap 5 hari sekali apabila hasilnya masih positif hingga mencapai hasil negatif. Apabila pemeriksaan di 5 hari pertama ternyata sudah negatif, akan dilanjutkan pemeriksaan kedua yang dipercepat intervalnya, yaitu 2 hari kemudian. Bilamana hasil test kedua juga negatif, akan dikembalikan ke Satgas PMI Jatim untuk selanjutnya menjalani karantina lanjutan minimal 14 hari isolasi sesuai ketentuan Menteri Kesehatan. 

AYO BACA : BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Kapan Cair?

"Kita berharap, mereka (PMI) benar-benar terpantau dan patuh menjalani isolasi hingga 14 hari sebelum kembali berkumpul dengan keluarganya, untuk mengantisipasi dan menjaga agar potensi penularan Covid-19 (varian baru) bisa dihindari dan diminimalisasi," kata Nalendra, Minggu (9/5/2021).

Sementara itu, Ketua Pelaksana PPKPC-RSLI, Radian Jadid menjelaskan, pekan awal masih didominasi PMI dari Asia Tenggara. seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, hingga Brunei Darussalam. Pada pekan kedua, diperkirakan gelombang dari Timur Tengah akan masuk.

"Mereka adalah PMI yang kebanyakan berasal dari Madura (Sampang, Pamekasan, Bangkalan, dan Sumenep) yang jumlahnya mencapai sepertiganya, sisanya dari kota lain merata berbagai daerah di Jatim, yakni Jember, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Tuban, Nganjuk, Pacitan, Tulungagung, Malang, Ngawi, Lumajang, Lamongan, Blitar  dan masing-masing satu orang dari Jepara, Kendal, Kudus (Jawa Tengah), Sleman (DIY) dan Lombok," ujarnya.

Hingga saat ini, RSLI Surabaya telah beroperasi selama 11 bulan dan menangani 7.297 pasien. Dari jumlah itu, sudah 6.963 penyintas Covid-19 yang diwisuda. Untuk Angka kematian sejak awal beroperasi hanya 1 kematian. Lalu, ada 67 pasien yang dirawat, termasuk pasien dari PMI.

 

AYO BACA : Wow, Ini Besaran THR Presiden Jokowi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar