Harapan Kasatpol PP Kota Surabaya Ihwal Sanksi Sosial di Liponsos bagi Pelaku Sumpah Serapah

  Selasa, 04 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Putu Aribawa menyampaikan permintaan maaf perihal ucapan sumpah serapah di media sosial di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021).

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menangkap pria yang mengumpat melalui media sosial terhadap pengunjung Mal Pakuwon pada Senin (3/5/2021) kemarin. Pelaku diketahui bernama Putu Aribawa, warga Driyorejo, Gresik.

Pria berusia 28 tahun itu merupakan pengunggah video yang menyebut para pengunjung mal yang memakai masker adalah orang goblok dan tolol. Unggahannya pun viral dan memperoleh beragam respon dari netizen. Namun, Putu hanya diberi sanksi administrasi dan sanksi sosial.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Covid-19, Putu dinilai telah melanggar protokol kesehatan (prokes) dan termasuk pelanggaran berat. Menurutnya, pernyataan Putu adalah hal provokatif.

"Apa yang dilakukan (pelaku) ini adalah pelanggaran yang berat dalam prokes, karena dia memprovokasi," ujar Eddy saat ditemui, Selasa (4/5/2021).

Eddy mengatakan, sanksi yang diberikan kepada Putu adalah wajib melakukan kerja sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya dalam kurun waktu 1 x 24 jam. Putu diharuskan melayani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

AYO BACA : Pelaku Sumpah Serapah Pengunjung Mall Bermasker Ditangkap, Haturkan Maaf

"Kami ajak ke Liponsos untuk melayani warga yang terlantar maupun gangguan jiwa," katanya.

Tujuannya, supaya Putu bisa memperoleh efek jera. Pun dengan menimbulkan rasa empati lantaran masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan dan kesehatan. Lalu, Putu juga didenda sanksi administrasi dengan membayar Rp 150.000.

Perihal kesediannya melayani warga gangguan jiwa di Liponsos Keputih, Putu menyatakan bersedia dan siap menjalani sanksi yang diberikan Satgas Covid-19 Pemkot Surabaya.

"Saya siap," kata Putu.

Putu lantas meminta maaf sebanyak 3 x di hadapan publik sembari diabadikan awak media, polisi, Linmas, dan Satgas Covid-19 Pemkot Surabaya.

"Atas nama Putu Aribawa, dengan adanya video yang saya upload di Supermall Pakuwon Surabaya yang mengatakan bahwa orang yang memakai masker adalah orang goblok. Saya meminta maaf kepada masyarakat yang sudah melihat video saya, khususnya warga Kota Surabaya," tuturnya.

AYO BACA : Pelaku Sumpah Serapah Pengunjung Mall Sebut Covid-19 Abu-Abu

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar