Jika Tidak Lolos Gelombang 16, Apakah Harus Melakukan Pendaftaran Ulang di Gelombang 17?

  Kamis, 08 April 2021   Andres Fatubun

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengumumkan bahwa total kuota untuk penerima Kartu Prakerja Semester I telah terpenuhi. Kuota tersebut yakni sebesar 2,7 juta orang.

Ditutupnya gelombang 16 pada 28 Maret 2021, mengakhiri pembukaan gelombang Kartu Prakerja dengan anggaran yang telah dihabiskan sebanyak Rp10 Triliun. Masih ada anggaran sebanyak Rp10 Triliun lagi yang akan digunakan di semester II atau diawali gelombang 17. 

Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan bahwa terdapat opsi lain yang tengah direncanakan oleh pihaknya. 

"Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujar Loisa kepada Ayojakarta, Selasa (31/3/2021).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

AYO BACA : Penerima Kartu Prakerja Gelombang 13: Hari Ini Terakhir Kesempatan Mendapatkan Insentif Rp3,5 Juta!

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Namun jika tidak lolos di gelombang-gelombang sebelumnya, apakah warga harus melakukan pendaftaran ulang untuk gelombang 17?

Dikutip dari halaman FAQ Kartu Prakerja, jawabannya adalah "Tidak, jika gagal seleksi gelombang karena kuota habis, kamu dapat mengikuti seleksi periode Gelombang berikutnya. Tidak perlu mengulang lagi proses pendaftaran dari awal."

Kapan Gelombang 17 Dibuka
Di akun resmi IG Kartu Prakerja, banyak yang menanyakan kapan gelombang 17 akan dibuka.

Akun rinti.ana membantu menjawab "untuk gelombang 17 akan dibuka jika penerima Prakerja di gelombang 12-16 ada yang di blacklist karena ada yang belum membeli pelatihan. Jadi harap bersabar ya kak! Yuk cek instagram kita untuk informasi seputar Prakerja"

Akun lainnya, kitakompeten_jateng, ikut menjawab "Gelombang 17 dibuka nunggu batas akhir pembelian pelatihan gelombang 16 selesai. Kuota Gelombang 17 diambil dri mreka yg di dis krn blm beli pelatihan selama 30 hri dari gelombang sebelum2 nya. Pejuang yg belum lolos senasib acung bareng2 smoga ke 17 lolos" 

AYO BACA : 4 Penyakit yang Mengintai Akibat Sering Lupa Sarapan

Sementara Pelaksana Kartu Prakerja melalui Instagram memberikan jawabannya.

"Mohon ditunggu untuk pendaftaran gelombang berikutnya ya. Pasti akan kami infokan melalui media sosial Prakerja," ujarnya menjawab pertanyaan netizen yang dikutip Ayojakarta.com (Ayo Media Network), Jumat (2/4/2021).

Sebelumnya, Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menegaskan bahwa terdapat opsi lain yang tengah direncanakan pihaknya.  

"Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujar Loisa kepada Ayojakarta, Rabu (31/3/2021). 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja. 

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

AYO BACA : Piala Menpora: Siapa Lawan Persebaya di Babak Perempat Final?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar