5.000-an Bonek Akan Turun ke Jalan

  Selasa, 23 Maret 2021   Andres Fatubun
Pendukung PErsebaya di Gelora Bung Tomo. (Agustin Purwaningsih)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pendukung Persebaya (Bonek) geram dengan keputusan Pemerintah Kota Surabaya yang terkesan melarang tim Bajul Ijo menggunakan dua stadion, yakni Gelora 10 Nopember dan Gelora Bung Tomo sebagai home base liga ketika bergulir.

Rencananya, dalam waktu dekat, sebanyak 5.000-an Bonek akan turun ke jalan untuk mempertanyakan keputusan Pemerintah Kota Surabaya tersebut.

AYO BACA : Indonesian Idol : Kontestan Asal Surabaya Melisa Hartanto Pulang

Menurut Syaiful Antoni, salah satu koordinator Bonek, seluruh koordinator tribun mulai Green Nord, Tribun Kidul, Tribun Timur dan Gate-21 sudah melayangkan surat kepada Pemkot Surabaya dan manajemen. Namun karena surat mereka tidak ada jawaban maka jalan satu-satunya adalah turun aksi.

“Tuntutan aksi sebenarny bukan cerita baru. Selama ini konflik soal lapangan sudah sering terjadi, bahkan tiga tahun belakangan ini masih mengulang kesalahan yang sama. Suporter jelas gerah dengan kondisi dan situasi seperti ini. Karena Persebaya selalu terkendala dengan homebase maupun tempat latihan,” ungkap Capo Ipul, sapaan akrabnya saat jumpa pers, Senin (22/3/2021).

AYO BACA : Kartu Prakerja Gelombang 16 Adalah yang Terakhir di Semester 1 2021, Berapa Kuotanya?

Lebih lanjut aksi turun kejalan ini perlu digaris bawahi bahwa murni para suporter, bukan siapa yang mendorong dan siapa yang menyuruh. “Aksi ini bukan soal siapa yang mendorong dan siapa yang menyuruh. Ini murni ikatan emosional antara suporter dan tim kebanggan. Tidak ada unsur siapapun. Ini murni kecintaan kita terhadap Persebaya,” imbuhnya.

Sementara itu disinggung akan aksi turun kejalan di masa PPKM kota Surabaya, Capo Ipul menegaskan berencana memberikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian pada Selasa (23/3/2021).

“Terkait pemberitahuan kegiatan kita sudah buat dengan tanda tangan beberapa koordinator. Kita tetap turun ke jalan meski kondisi PPKM, yang penting tetap mematuhi prokes. Rencananya, Selasa besok akan mengirim surat izin itu ke polisi. Terlepas diizinkan atau tidak bukan wewenang kita, yang penting kirim suratnya dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya manajemen Persebaya sendiri sudah mendapatkan surat balasan resmi dari Dispora Surabaya dengan nomor 426/330/436.7.18/2021 isi suratnya menyatakan Persebaya tak boleh menggunakan lapangan di Stadion Gelora 10 Nopember.

Alasannya, saat ini sedang dalam masa perawatan selesai hingga Juni 2021. Setelah perawatan selesai lapangan akan digunakan untuk klub Akademi Sepakbola Surabaya. [

AYO BACA : Gelombang 15 Ditutup, Kapan Kartu Prakerja Gelombang 16 Dibuka?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar