Kericuhan Mereda, Risma Omeli Pendemo

  Jumat, 09 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Risma saat datang setelah aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Grahadi (Suara.com/Dimas Angga)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Setelah demo menolak UU Cipta Kerja di Surabaya reda, Wali Kota Tri Rismaharini datang dan memarahi beberapa pendemo yang diamankan petugas. Risma ngomel pada dua pemuda asal Lamongan dan Madiun.

"Kamu tau, berapa lama saya percantik Kota ini? Terus kamu rusak kaya gini," teriak Risma dengan nada marah, Kamis (08/20/2020) malam dikutip dari Suara.com.

Usai memarai para pemuda itu, Risma langsung kerahkan pasukan dari DKRTH, PU, hingga Dishub Kota Surabaya.

Belasan alat berat dan truk, memuat sampah, batu, pecahan kaca, papan lalulintas, hingga pot-pot penghias sepanjang jalan Tunjungan, Gubernur Suryo, Pemuda, dan Panglima Jenderal Sudirman Surabaya.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, yang saat itu mengawal Risma, memberikan keterangan soal pembersihan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

AYO BACA : Massa Tolak UU Cipta Kerja di Surabaya Dihujani Gas Air Mata

"Iya, ibu ingin segera rapi dan bersih, biar enggak mengganggu dan bisa dipakai," ujarnya pada SuaraJatim.id

Saat ini, dirinya belum mendapat kalkulasi nilai kerusakan usai aksi demo yang ricuh dengan kepolisian.

"Belum, nanti kalau sudah dapat segera kami laporkan," tandasnya.

Selain itu, Risma juga langsung memunguti batu, kayu dan pecahan botol kaca di jalanan. Batu-batu itu pun disisihkan dan dimasukkan ke dalam karung.

Saat memunguti bebatuan, Risma melihat beberapa remaja yang ditangkap aparat kepolisian. Risma pun berusaha mendekati dan menanyai maksud dan tujuan ikut demonstrasi.

AYO BACA : Total Pasien Covid-19 Sembuh Menjadi 244.060 Orang

"Kamu anak mana. Ke sini punya maksud apa," tanya Risma.

"Saya dari Mojokerto Bu. Saya ke sini ikut demo," jawab salah satu remaja.

Mendengar jawaban para remaja, Risma pun menanyakan apa yang diperjuangkan dalam demonstrasi. Padahal, mereka masih pelajar SMA.

"Kamu tau apa yang kamu perjuangkan. Yang kamu demo apa? Kamu tahu isi UU Cipta Kerja," tanya Risma dengan nada tinggi.

Para remaja tidak bisa menjawab. Mereka hanya menunduk dan meminta pertolongan dari Risma agar bisa dibebaskan dari aparat keamanan.

"Kamu sudah merusak Kota Surabaya. Kalau kamu jujur saya berani bela kamu," katanya.

Para remaja itu pun akhirnya diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah melakukan perusakan beberapa fasilitas kota.

AYO BACA : Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jatim di Atas Nasional

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar