Siap-siap Macet! Hari Ini Ribuan Buruh di Surabaya Bakal Lanjutkan Demo Tolak UU Cipta Kerja

  Rabu, 07 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Demo buruh di Suarabaya (Suara.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Ratusan massa yang tergabung dalam "Serikat Pekerja Surabaya" menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Selasa (6/10/2020).

Tapi demo kemarin ternyata hanya pemanasan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para buruh dikabarkan akan kembali turun ke jalan untuk berdemo dengan jumlah yang lebih besar, yakni ribuan orang.

Dilansir dari Suara.com, pantauan di lokasi kemarin (6/10) tak ada spanduk-spanduk khusus yang dibentangkan seperti biasanya, mereka hanya membawa bendera dari serikat masing-masing.

AYO BACA : Pemain Chelsea Tammy Abraham Minta Maaf Akibat Pesta di Tengah Pandemi

Para pekerja juga terlihat tetap menerapkan protokol kesehatan. Mereka menggunakan masker dan berjaga jarak.

Dalam aksi tersebut, Koordinator Aliansi Pekerja Buruh se-Surabaya, Dendy Prayitno, mengatakan para buruh mendorong agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Perppu mencabut UU Cipta Kerja.

"Tuntutan hari ini agar Presiden Jokowi membuat Perppu mencabut UU Omnibus Law, yang meresahkan dan merugikan rakyat pada umumnya," kata Dendy di sela-sela aksi.

AYO BACA : Duh, Bapak Dua Anak Tertangkap Basah Intip dan Rekam Cewek Lagi Mandi

Pengesahan undang-undang yang dinilai bermasalah tersebut terburu-buru untuk disahkan oleh DPR RI. Dengan aksi yang dilakukan ini aspirasi mereka bisa disampaikan melalui anggota legislatif yang ada di DPRD Jatim.

"Kita ingin menyampaikan aspirasi supaya didengar jajaran DPRD Jawa Timur. Karena begitu cepatnya DPR RI, tanggal 5 kemarin digedok," katanya.

Aksi ini kata Dendy hanya permulaan saja, gelombang aksi akan terus dilakukan para pekerja di Surabaya pada Rabu 7 Oktober besok, dan puncaknya pada Kamis 8 Oktober.

"Tanggal 8 InsyaAllah akan seluruh pekerja akan hadir di sini, jumlahnya ribuan. Masyarakat yang berani menyampaikan benar adalah benar, salah adalah salah, mari tanggal 8 kita sampaikan serentak," ucapnya.

AYO BACA : Usai Sahkan UU Cipta Kerja, Belasan Anggota DPR Positif Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar