Peziarah Asal Jombang Meninggal Secara Misterius Saat Zikir di Makam Sunan Giri

  Jumat, 18 September 2020   Rizma Riyandi
Seorang peziarah meninggal saat sedang zikir di komplek makam Sunan Giri, Rabu (17/09/2020). (suara.com)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM -- Peziarah asal Jombang meninggal secara misterius di depan Makam Sunan Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu (16/09/2020). Dikutip dari Suara.com, hingga kini belum ada yang mengetahui penyebab pasti kematian lelaki yang bernama Kuswadi itu.

Namun saat mengevakuasi korban, tim medis dari Kabupaten Gresik, menggunakan baju atribut baju hazmat. Kendati demikian usai meninggalnya peziarah, wisata religi makam pendiri Kerjaaan Giri Kedaton itu masih dibuka. Pegunjung juga masih terlihat berdatangan.

Dari informasi yang dihimpun, peritiwa itu terjadi pada Rabu pukul 18.15 WIB. Saat itu Kuswadi bersama rombongan berangkat dari Desanya Gadingmangu, Jombang. Setiba di area pemakaman Kuswadi dan rombongan melakukan zikir di depan makam.

AYO BACA : Kasus Bayi Berubah Kelamin di Nganjuk Bikin Heboh, Ternyata Ini Faktanya i

Di pertengahan zikir, tiba-tiba tubuh Kuswadi terjatuh ke belakang dan tak sadarkan diri. Sontak kejadian itu membuat rombongan ziarah lain kaget. Bacaan zikir yang dibaca secara bersama berhenti, mereka segera menolong korban.

Istri korban Sofiktin sempat memberikan pertolongan dengan menegukkan segelas air putih. Namun terlambat, nyawa lekaki berusia 55 tahun itu sudah tiada. Kuswadi dinyatakan meninggal setelah denyut nadinya tidak lagi bergerak.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Muhammad Sujai membenarkan adanya peziarah yang meninggal mendadak di makam Sunan Giri.

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Kebahagiaan Bisa Stimulus Imunitas untuk Hindari Corona

"Dari keterangan saksi, korban tidak dalam keadaan sakit saat melaksanakan ziarah wali lima. Namun mempunyai riwayat penyakit jantung," ungkap Sujai saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Sementara itu Fuad Pembantu Juru Kunci mengatakan, Makam Sunan Giri tetap dibuka seperti biasanya. Sejak Covid-19 makam yang kerap dikunjungi oleh kaum muslim ini memang sempat ditutup. Namun kembali dibuka dengan menjalankan protokol kesehatan.

"Setiap hari ada sampai seratus orang yang melakukan ziarah di sini. Tapi pengunjung membludak pada hari Sabtu dan Minggu," jelasnya saat ditemui di area makam.

Sedangkan sejak berita ini ditulis, belum ada informasi dari tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik terkiat meninggalnya Kuswadi. Hingga kini belum diketahui apakah korban meninggal akibat terpapar virus corona atau bukan.

AYO BACA : Viral Gara-gara Naik Motor Pakai Celana Dalam, Mbak Ida Malah Diburu Polisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar