Subsidi Gaji Diperluas, Pekerja Honorer Akan Dapat

  Selasa, 15 September 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Uang (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah sedang menyiapkan perluasan sasaran penerima bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu untuk tenaga kerja honorer. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, perluasan ini dilakukan agar jaring pengaman sosial yang disiapkan pemerintah benar-benar menyentuh seluruh masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Dilansir dari Republika.co.id, perluasan subsidi gaji ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga ikut pulih. Cara ini diyakini paling efektif mengembalikan lagi pertumbuhan ekonomi yang sempat minus di kuartal II 2020. 

"Karena sebagian kecil tenaga honorer ini ada yang sudah dapat bantuan melalui data di BPJS Ketenagakerjaan (subsidi gaji), sehingga dengan demikian ini akan diarahkan untuk seluruh tenaga honorer. Ini akan kami siapkan apakah itu program atau detailnya," ujar Airlangga dalam keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (14/9). 

AYO BACA : PENCAIRAN BLT PEKERJA: Subsidi Upah Rp1,2 Juta Belum Masuk Rekening? Baca 4 Kemungkinan Ini

Meski begitu, pemerintah belum memiliki formula yang pasti mengenai nominal bantuan dan periode pencairannya. Airlangga menyebutkan, hal ini sedang dimatangkan bersama kementerian terkait. 

"Presiden juga meminta agar kartu prakerja dibahas bersama Kemenkeu. Dilihat potensi-potensi yang ada, karena banyaknya tenaga kerja informal yang terdampak," kata Airlangga. 

Saat ini, subsidi gaji telah dilakukan hingga tahap II. Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyaluran ditargetkan bisa menyentuh 50 persen atau Rp 19 triliun hingga akhir September ini. 

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Pemerintah Minta Tes Diperluas dan Pasien Tidak Diisolasi Mandiri

Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Soes Hindharno mengatakan, pihaknya masih terus mempercepat proses pencairan subsidi gaji tersebut. Berdasarkan data Kemenaker per 10 September 2020, penyaluran tahap I telah mencapai 2.479.261 orang atau 99,17 persen dari total penerima tahap I sebanyak 2,5 orang.

Untuk tahap II, penyalurannya telah mencapai 2.768.965 orang atau 92,30 persen dari total 3 juta orang penerima. Artinya, realisasi total tahap I dan II sudah 5.248.226 orang atau 95,4 persen dari total 5,5 juta orang penerima. "Proses pencairan terus dipercepat. Namun tetap harus melalui proses cek dan ricek kembali agar tidak terjadi kesalahan data penerima sehingga program bantuan subsidi gaji ini tepat sasaran," ungkapnya Soes, Ahad (13/9).

Namun, kata dia, untuk pencairan tahap III Kemenaker membutuhkan waktu lebih lama melakukan pemeriksaan data penerima yang jumlahnya lebih besar, yaitu 3,5 juta orang calon penerima. "Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) kami menggunakan empat hari kerja itu secara maksismal untuk melakukan check list terhadap data pekerja yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Setelah dilakukan check list, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, KPPN menyalurkan uang subsidi gaji tahap III kepada bank penyalur.

Selanjutnya, bank menyalurkannya ke rekening penerima secara langsung. Kemenaker, kata dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak tersebut untuk memperlancar dan mempercepat proses pencairan subsidi gaji ini. 

AYO BACA : PILKADA SURABAYA: Menilik Sosok Eri Cahyadi dan Kedekatannya dengan Risma

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar