Beroperasi Lagi, Protokol Kesehatan Pasar Keputran Diberlakukan Ketat

  Kamis, 30 Juli 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pasar Keputran saat penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya pada beberapa waktu lalu [Suara.com/Dimas Angga P]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pemberlakuan protokol pencegahan Covid-19 di Pasar Keputran, Surabaya mulai ditegaskan.

Adapun dari sidak yang dilakukan Satgas Tangguh Pasar Keputran Surabaya bersama manajemen Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) pada Selasa malam hingga Rabu (29/7/2020) dini hari, ditemukan beberapa pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker.

Ketua I Gugus Tugas Pasar Tangguh Keputran Surabaya Achmad Munif mengatakan, sejak tiga hari terbentuk tim satgas ini langsung aktif bekerja untuk menertibkan protokol kesehatan di area pasar.

"Terus terang pembentukannya mendadak. Tapi meski mendadak, protokol kesehatan tetap kita utamakan demi lancarnya Pasar Keputran," kata Achmad, Rabu (29/7/2020).

Pedagang di Pasar Keputran tersebut menjelaskan, sidak penertiban masker ke dalam stan pasar ini baru kali pertama dilakukan.

"Kita setiap waktu inginnya seperti tadi. Ini tadi pertama operasi langsung ke dalam pedagang, yang tidak pakai masker langsung diberi sanksi. Tadi ada yang disuruh baca pancasila, dan yang baru datang tak memakai masker, kami persilahkan pulang," ungkap dia.

Tak hanya melakukan penertiban masker ke dalam stan pasar. Setiap pengunjung atau kendaraan yang melintas di jalan Pasar Keputran juga mesti melakukan pengecekan suhu tubuh. Bahkan, bagi mereka yang tak memakai masker langsung disuruh petugas putar balik.

Achmad mengungkapkan, pembentukan Satgas Pasar Tangguh ini melibatkan beberapa elemen dari manajemen PD Pasar Surya, pedagang, kuli angkut, hingga petugas keamanan pasar. Mereka terbagi dua shift dan bertugas menegakkan disiplin protokol kesehatan di Pasar Keputran.

"Ada Satgas Wani Ngandani, Wani Noto, Wani Woro-woro, saya perbanyak memang agar mempermudah kita. Setiap lorong-lorong pasar itu juga kita bentuk," katanya.

Sementara itu, Kepala Pasar Keputran Surabaya Ufik Indrajaya mengatakan, sidak malam dilakukan oleh personel gabungan dari Satgas Pasar Tangguh dan tim PD Pasar Surya.

"Setiap malam kita operasi masker dan memberikan edukasi ke masyarakat terkait bahaya corona," kata Ufik.

Di samping itu pula, Ufik menyatakan, ke depan pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada pedagang maupun pembeli tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

"Harapannya pemulihan ekonomi ini bisa segera 100 persen. Kalau sekarang ini mungkin 80 persen," kata dia.

Karena itu, pihaknya berharap kepada para pedagang di Pasar Keputran agar turut aktif berani saling mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya memakai masker dan jaga jarak.

"Dari pedagang sendiri istilahnya berani ngandani (mengingatkan). Karena petugas sendiri juga terbatas," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar