Khofifah: Pulihkan Ekonomi Bisa dengan Maksimalkan APBD

  Kamis, 30 Juli 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. (Humas Pemprov Jatim)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Bupati dan wali kota di Jawa Timur didorong untuk tidak menahan anggaran belanja APBD guna memaksimalkan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia juga berpesan, pemulihan ekonomi harus tetap beriringan dengan pengendalian penanganan Covid-19 di daerah masing-masing.

“Pada situasi sekarang kita harus bisa memaksimalkan realisasi anggaran, utamanya untuk mendorong sektor UMKM di lingkungan kabupaten/ kota dimana bupati/ wali kota menjadi komandannya. Tapi gas dan rem harus benar-benar diatur agar kedua upaya ini bisa berjalan beriringan,” kata Khofifah, Selasa (28/7/2020).

Khofifah menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan untuk memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yaitu mendorong sektor UMKM, pertanian, peternakan, dan perikanan. Menurutnya ini penting, karena sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Jatim. 

Maka dari itu, Khofifah meminta bupati/wali kota se-Jatim untuk memaksimalkan realisasi anggaran guna mendorong UMKM. Sehingga UMKM bisa tetap survive dan dapat menggerakkan roda ekonomi Jatim di tengah krisis.

“Kepada para bupati/wali kota kami minta supaya bisa terbangun sinergitas. Perlindungan kesehatan masyarakat tetap diprioritaskan, sementara pergerakan ekonomi sudah harus digerakkan. Keseimbangan antara pengendalian Covid-19 dan pemulihan harus di dalam keberseiringan,” ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar