Warga Surabaya Mengeluh Hanya Dapat Bantuan Masker

  Kamis, 23 Juli 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
ilustrasi masker. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Salah satu kampung tangguh di Surabaya, Jawa Timur, kedatangan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Momen itu pun dimanfaatkan warga Kelurahan Kalisari Surabaya. Mereka mengeluhkan minimnya bantuan selama masa pandemi.

Tokoh masyarakat Kalisari, Munari mengungkapkan, selama ini warga di wilayahnya minim sekali mendapatkan bantuan.

"Bantuan hanya tempat cuci tangan dan masker. Lainnya swadaya," katanya seperti dilansir dari Beritajatim.com dan Suara.com, Kamis (23/7/2020).

"Semua biaya operasional kami lakukan swadaya. Jarang sekali bantuan datang kepada kami di Kalisari," tambahnya.

Senada dengan Munari, Abdul Fatah salah satu pengurus RW di wilayah itu, mengungkapkan jika selama ini wilayahnya jarang didatangi oleh pejabat teras Pemkot Surabaya.

"Terima kasih banyak kepada Pak Wawali Whisnu sudah mau melihat di kampung kami. Baru ini kami kedatangan pejabat besar," katanya.

Menanggapi keluhan itu, Wawalkot Surabaya Whisnu Sakti Buana memastikan jika insentif 10 juta untuk Kampung Tangguh akan segera dicairkan.

Ia pun menargetkan jika hal itu akan beres di minggu ini.

"Pak Sekda sudah confirm ke saya. Minggu ini katanya bisa dicairkan. Sudah saya kejar terus sejak Hari Senin kemarin. Begitu (juga) Ibu Wali (Kota Surabaya Tri Rismaharini) oke," ujar politisi PDIP ini. 

"Dari BPK juga sudah menyatakan tidak ada masalah. Jadi jangan khawatir untuk itu. Akan terus kami perjuangkan," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar