Langgar Jam Malam Gresik, HP dan Ratusan KTP Disita

  Minggu, 05 Juli 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Seorang pemotor dimarahi polisi karena keluyuran tengah malam saat PSBB di Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- KTP dan HP warga Gresik yang melanggar jam malam disita sementara oleh tim gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP.

Total 124 KTP, 4 SIM serta HP disita petugas dalam patroli sejak Sabtu malam
 (4/7/2020) hingga Minggu pagi (5/7/2020).

Sebanyak 22 orang juga diamankan karena tidak membawa identitas.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, penegakan Perbup 22 tahun 2020 soal aturan jam malam di Gresik terus dilakukan.

Pelaku usaha maupun warga yang masih beraktivitas diatas pukul 22.00 WIB akan ditindak tegas.

Penegakan ini bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mengingat kasus Covid-19 di Gresik masih sangat tinggi. 

"Mematuhi protokol kesehatan adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya seperti dilansir dari SuaraIndonesia.co.id dan Suara.com, Minggu (5/7/2020).

Kegiatan patroli berskala besar akan terus dilakukan hingga kasus penyebaran Covid-19 di Gresik benar-benar bisa ditekan.

Sementara Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko menegaskan, masyarakat harus mematuhi aturan pemerintah. Jika masih melanggar tindakan tegas akan diberikan.

"Pemilik warung yang masih mokong (nakal—red) diatas jam 22.00 WIB malam, akan kami segel," tegas Budi Handoko. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar