Tukang Tambal Ban Takut Diajak Hubungan Badan Dokter Telanjang

  Jumat, 19 Juni 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi (Istimewa)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Tukang tambal ban berinisial S mengaku sempat dipeluk dan diajak berhubungan badan di pinggir Jalan Raya Kenjeran, Surabaya oleh seorang dokter perempuan.

Ia mengatakan, saat kejadian yang diperkirakan pada Minggu siang (7/6/2020), dirinya sedang asik duduk sambil menunggu orang yang membutuhkan jasanya. Tiba-tiba saja, dokter yang sudah tidak mengenakan pakaian langsung mendekapnya dari belakang. Sontak saja S kaget dan berusaha melepaskan dekapan tangan dokter tersebut.

AYO BACA : Dokter yang Telanjang di Surabaya Disebut Depresi Sejak Lahiran

"Saya kaget. Saya dipeluk dari belakang dan diajak ngeseks. Tapi saya lepaskan tangannya. Saya takut," ceritanya, Jumat (19/6/2020).

Setelah berhasil lepas dari dekapan, S pun menjauh. Dokter tersebut kemudian berjalan ke arah barat menuju gudang berpagar biru. Di tempat itu dokter kemudian berdiri di atas kursi sehingga menarik perhatian pengguna jalan.

AYO BACA : Penyebar Video Dokter Telanjang di Surabaya Buron, Terancam Pasal Berlapis

Tak sedikit pengguna jalan yang berhenti dan mengabadikan kejadian itu. Sehingga, muncul video di media sosial yang menjadi viral.

Diduga Depresi

Ketua RT setempat, Darojat mengatakan bahwa dokter tersebut diduga mengalami depresi. Sebelumnya, kata dia, perempuan tersebut pernah diduga depresi, akan tetapi tidak sampai melepas baju seperti sekarang.

"Saya kurang tahu persis apakah dia punya depresi. Tapi dulu pernah saat kelahiran anaknya yang ke berapa gitu, beliau depresi. Tapi gak seperti yang viral gitu. Ini saja sudah lama bertahun-tahun nggak depresi, itu menurut keterangan pembantunya saat saya tanya," jelas Darojat.

AYO BACA : Fakta di Balik Dokter Perempuan Telanjang di Pinggir Jalan Surabaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar