4 Penjemput Paksa Jenazah Covid-19 di Surabaya Terancam Bui 5 Tahun

  Jumat, 12 Juni 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Sebanyak 4 orang penjemput paksa jenazah Covid-19 di di Rumah Sakit Paru Karang Tembok kecamatan Semampir Kota Surabaya jadi tersangka. (BeritaJatim.com via Suara.com)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pihak kepolisian menetapkan sebanyak empat orang pelaku penjemputan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Paru Karang Tembok, Kecamatan Semampir, Surabaya jadi tersangka.

Untuk diketahui, beredar video yang akhirnya viral, keluarga jenazah tersebut nekat membawa pulang jenazah beserta ranjang pasien diduga milik rumah sakit.

Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mangatakan beredarnya video viral di Surabaya. Adanya pihak keluarga mengambil secara paksa jenazah Covid-19 dari dalam Rumah Sakit Paru Surabaya Karang Tembok.

Saat ini, Polda Jatim telah melakukan penyidikan hingga penyelidikan terhadap kejadian tersebut hingga pemanggilan saksi–saksi atas kejadian itu.

“Polda Jawa Timur sudah memanggil beberapa saksi atas kejadian pengambilan paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Paru Surabaya di Jalan Karang Tembok yang terjadi pada tanggal 4 Juni 2020,” kata Mohammad Fadil, Jumat, (12/6/2020).

Dari pemanggilan saksi-saksi yang sudah dilakukan, Polda Jatim melalui Ditreskrimum Polda Jatim akhirnya menetapkan empat tersangka atas kejadian pengambilan paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Paru Surabaya.

“Iya benar Polda Jatim sudah menahan dan menetetapkan 4 orang tersangka atas kejadian tersebut. Langkah ini diambil sebagai tindakan tegas Polri dari sisi hukum yang terjadi," tambah Kapolda Jatim seperti dilansir dari BeritaJatim.com dan Suara.com.

Di sinilah fungsi Polri khususnya Polda Jatim melakukan tindakan tegas terukur (penegakan hukum) dan memberikan perlindungan secara humanis. Polri juga mengedepankan Preventif Justice serta melakukan pembantaran terhadap 4 tersangka untuk dilakukan Isolasi di Rumah Sakit karantina.

Hal itu karena mereka diduga kuat menjadi kategori ODR dimana terjadi kontak fisik dengan jenazah Covid-19 yang mereka ambil paksa di Rumah Sakit paru Surabaya Jalan Karang Tembok Surabaya. Demi memberikan perlindungan kesehatannya maupun bagi keluarga lainnya serta masyarakat lain lebih luas lagi.

Dari 4 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim, semuanya adalah anak dari Jenazah Covid-19 yang diambil paksa. Empat tersangka itu terdiri dari M-I (28), M-A (25), M-K (23) dan M-B pamungkas (22). Semua tersangka warga Jalan Wonokusumo 118 , Pegirian, kecamatan Semampir Kota Surabaya.

Terhadap para tersangka, akan dijerat dengan Undang Undang wabah penyakit, Undang – Undang Karantina dan KUHP pasal 214 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar