Pemkab Banyuwangi Siapkan 8 Destinasi Wisata Percontohan New Normal

  Minggu, 07 Juni 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pulau Tabuhan, Banyuwangi (Istimewa)

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Pemkab Banyuwangi menyiapkan sebanyak delapan destinasi wisata percontohan untuk menyambut new normal.

Kedelapan destinasi mulai mempersiapkan diri menjadi lokasi wisata aman dengan menerapkan protokol kesehatan. Delapan destinasi tersebut adalah Bangsring Underwater, Pulau Tabuhan, Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, Jawatan, Cacalan, Watu Dodol, Waru Mustika. Jika delapan destinasi ini sukses baru akan dipikirkan untuk membuka destinasi lainnya.

M Yanuar Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi mengatakan persiapan dilakukan hingga 14 Juni untuk dilakukan verifikasi kelayakan oleh tim khusus. Selain destinasi wisata, persiapan new normal dilakukan bersama pada restoran, warung dan hotel yang menjadi penunjang pariwisata.

"Saat ini semua masih bersiap, resto, warung, hotel dan destinasi. Untuk destinasi kami mulai 8 dulu sebagai pilot project," kata Bramuda saat dihubungi, Minggu (7/6/2020)

Sebelumnya, kata Bram, Pemkab Banyuwangi telah membuat SOP yang harus dijalankan pengelola baik resto, destinasi hingga travel perjalanan wisata. Ia menegaskan hanya destinasi yang dinyatakan lulus verifikasi yang diizinkan kembali menerima kunjungan wisatawan ditandai dengan stiker tanda lulus Covid-19.

Persiapan new normal pada destinasi dibutuhkan waktu lebih lama sebab banyaknya yang perlu dipersiapkan. Selain mempersiapkan sarana dan prasarana, setiap destinasi perlu mempersiapkan ahli penanganan pasien jika terjadi sesuatu diluar kendali. Mereka harus menguasan pertolongan pertama dan dipersenjatai APD lengkap sesuai protokol penanganan Covid-19.

"Kita adakan pelatihan untuk itu (penanganan pasien sesuai protokol) pihak destinasi juga harus memastikan adanya APD," kata Bramuda.

Untuk pemesanan tiket, pengelola dilarang menjual tiket secara manual dan harus secara online dengan sistem booking. Sebab setiap destinasi dibatasi kuota untuk memastikan jaga jarak antar pengunjung.

Bramuda optimis penerapan new normal ini dapat menjadi senjata baru untuk promosi pariwisata Banyuwangi.

"Kalau semua menjalankan, ini akan menjadi senjata baru untuk promosi wisata Banyuwangi. Karena kalau kita bisa jalankan ini, kita akan dikenal dan para wisatawan akan tahu kalau ke Banyuwangi wisatanya aman," kata Bramuda menambahkan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar