Sempat Tolak Isolasi, Santri Tularkan Covid-19 ke Keluarganya

  Senin, 25 Mei 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi santri. (shutterstock)

PONOROGO, AYOSURABAYA.COM -- Santri di Ponorogo menularkan virus corona ke keluarganya, sehingga ayah, ibu dan adiknya kini positif Covid-19.

Saat ini, ada 24 orang positif Covid-19 di Ponorogo. Tambahan ini masih dalam klaster pondok pesantren Temboro, Magetan.

“Yang dinyatakan positif ini merupakan adik dari santri dari Desa Jabung yang sudah dinyatakan positif sebelumnya,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Senin (25/5/2020).

Dengan begitu, kini sudah ada 3 orang yang sudah tertular oleh santri yang berumur 13 tahun tersebut. Yakni bapak, ibu dan adiknya tersebut. Dalam keluarga itu masih ada keluarga dekatnya, seorang anak yang berumur 11 tahun.

“Semoga anak yang berumur 11 tahun itu tidak tertular,” katanya seperti diberitakan Suara.com dan BeritaJatim.com.

Dengan berat hati, Ipong menceritakan bahwa dulu keluarga ini sulit untuk diedukasi. Mereka tidak disiplin terhadap protokol Covid-19.

Bahkan saat santri berumur 13 tahun itu hendak diisolasi di balai desa, cukup alot. Keluarga mereka sempat menolaknya.

“Hasilnya sekarang ada 4 dari 5 anggota keluarga yang positif Covid-19,” katanya.

Ipong menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menjegah dan memutus rantai penularan Covid-19. Disiplin dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Selain itu, Ipong menyuruh untuk masyarakat jujur dengan petugas kesehatan dalam hal ada gejala, baik yang menimpa dirinya maupun keluarganya.

“Yakinlah pemerintah selalu berniat baik untuk warganya. Semoga Gusti Allah segera mengangkat Covid-19 dari bumi Ponorogo,” katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar