Pandemi, Tahanan Baru Polrestabes Surabaya Wajib Disuntik Ini

  Jumat, 08 Mei 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi Narapidana (Napi). (istimewa)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Narapidana penyalahgunaan narkoba wajib disuntik dan menjalani pemeriksaan khusus sebelum masuk ke rumah tahanan.

Para pelaku penyalahgunaan narkoba ini mendapatkan suntikan khusus, yakni pengambilan darah. Kemudian darah tersebut digunakan untuk pengecekan kesehatan sesuai standar kesehatan penanganan virus corona.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, suntikan khusus ini juga dibarengi pemeriksaan suhu badan.

“Selain itu pakaian dan badan diwajibkan bersih dan ganti sebelum masuk ke rumah tahanan (rutan). Kami harus jaga kebersihan dan seterilitas penghuni rutan yang baru. Harapannya tak ada penularan virus corona di dalam rutan dan Mapolrestabes Surabaya,” ucapnya seperti dilansir dari Beritajatim.com dan Suara.com, Kamis (7/5/2020).

Dia juga menjelaskan, para pelaku yang baru biasanya berpotensi membawa virus dari luar. Oleh sebab itu standar pelayanan sesuai aturan pencegahan Covid-19 ini pun diterapkan. Menurut data yang ia peroleh, sampai hari ini belum ada laporan penghuni rutan terjangkit virus corona.

“Kalau penghuni rutan ada yang kena berarti berpotensi juga buat para petugas kepolisian. Maka dari itu , rutan dijaga kebersihannya dan selalu disemprot disinfektan,” tegasnya.

Sementara guna mencegah penyebaran virus corona di gedung Mapolrestabes Surabaya. Seluruh ruangan setiap harinya rutin disemprot disinfektan. Sebab, selain memeriksa para tersangka kejahatan. Ruang pemeriksaan juga banyak keluar masuk warga sebagai saksi dan pelapor.

“Kita harapkan melalui proses pembersihan dan penyemprotan ini tak ada virus corona di ruangan. Sebab jika petugas kepolisian terkena virus Corona bisa berbahaya dan pelayanan kepolisian akan terganggu,” kata dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar