Puskesmas di Lamongan Lockdown: Pegawai Ada yang Positif Covid-19

  Senin, 06 April 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi tenaga medis (ayobandung.com)

LAMONGAN, AYOSURABAYA.COM — Pelayanan Puskesmas Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan berhenti selama satu pekan.

Hal itu terjadi lantaran ada transmisi lokal yang mengakibatkan satu pegawai positif Covid-19.

Kemudian seluruh pegawai Puskesmas Turi yang memiliki kontak fisik dengan pasien juga diisolasi. Mereka diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

Namun jangan khawatir, mereka yang mengisolasi ternyata sudah melakukan rapid test. Hasilnya mereka dinyatakan negatif. Isolasi itu untuk melakukan pencegahan dan penularan virus.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lamongan Taufik Hidayat membenarkan terkait hal itu. Bahwa satu pegawai yang positif terpapar virus corona itu sesuai hasil uji swab di laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta.

“Penutupan puskesmas memang disebabkan ada transmisi lokal di dalam puskesmas. Jadi ada satu yang positif kemudian di situ menularkan kepada yang lain,” ungkap Taufik, saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Sedangkan untuk penutupan puskesmas atau lockdown, kata Taufik, sebagai upaya pencegahan virus yang menempel di benda-benda di dalam ruangan.

Rencananya, petugas kesehatan Kabupaten Lamongan akan melakukan sterilisasi atau penyemprotan cairan disinfektan disetiap ruangan puskesmas.

“Puskesmas kami sterilkan dulu, maksimal 7 hari. Kalau dirasa sudah aman, maka segera dibuka kembali,” katanya.

Adapun bagi masyarakat yang hendak berobat atau rawat jalan, pihaknya mengalihkan ke puskesman pembantu (Pustu) Desa Tawangrejo. Sedang bagi masyrakat yang dalam keadaan darurat, semisal harus rawat inap, pihaknya menyarankan agar ke puskesmas lain.

“Kita alihkan sementara ke puskesmas terdekat untuk pasien rawat jalan. Ya mudah-mudahan tidak sampai satu minggu, puskesmas ini bisa kembali kita buka itu harapan kami. Tapi kalau melihat kondisi yang steril mungkin bisa,” katanya.

Lebih lanjut, Taufik juga memastikan bahwa seluruh pelayanan puskesmas di Kabupaten Lamongan masih berjalan seperti biasa. Hanya puskesmas di Kecamatan Turi yang tutup karena ada isolasi masal pegawainya.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar