7 Tips Pola Makan Sehat Selama Karantina Corona

  Minggu, 29 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi makanan sehat (Istimewa)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Kesehatan jasmani dan rohani erat dipengaruhi oleh asupan nutrisi dari makanan sehari-hari.

Kunci dari asupan yang sehat adalah jumlah kalori yang tepat untuk menjaga keseimbangan energi.

Pandemi Covid-19, disebabkan oleh virus corona yang terjadi saat ini, membuat orang-orang harus melakukan social distancing, dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kondisi itu, terkadang membuat orang-orang kurang dapat menjaga asupan makanan karena rasa bosan dan jenuh selama berdiam diri di rumah.

Mempertahankan pola makan yang sehat selama masa karantina, tidak sesulit kelihatannya. Dengan memperkenalkan perubahan kecil dalam asupan harian, hal tersebut memberikan dampak besar bagi kesehatan.

Melansir dari AyoCirebon dan Boldsky, Jumat (27/3/2020) berikut 7 tips menjaga pola makan yang baik selama masa karantina di rumah:

1. Hindari Makan Makanan Manis

Mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula, dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan gigi berlubang.

Hal ini karena jenis makanan tersebut, memiliki kalori dan energi yang tinggi, sehingga dapat menambah berat badan dan kadar glukosa dalam tubuh.  

Ketika Anda mekakukan karantina di rumah, otomatis akan mengurangi aktivitas Anda. Oleh sebab itu, lebik baik Anda mengurangi asupan manis selama masa karantina dan social distancing.

2. Tidak makan berlebijan untuk menjaga Metabolisme

Peneliti mengatakan bahwa ketika Anda makan makanan berat dalam sekali waktu sekaligus, metabolisme akan menjadi lambat.

Peneliti menganggap, makan dalam porsi sedikit setiap tiga atau empat jam sekali, dianggap sebagai cara terbaik untuk menjaga metabolisme. Metabolisme yang baik, dapat membantu membakar kalori lebih banyak.

3. Makan perlahan

Makan secara perlahan, dapat membuat pencernaan Anda lebih lancar, mempermudah penurunan berat, dan memperlama rasa kenyang Anda.

Ketika Anda makan perlahan, Anda akan mengunyah lebih lama, yang dapat memperlancar pencernaa ketika asupan Anda mencapai perut.

4. Kurangi Asupan mengandung minyak atau lemak jenuh

Lemah jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda dan meningkatkan risiko penyakit arteri koroner atau penyakit jantung.

Pria dianjurkan mengonsumsi sekitar 30gr lemak jenuh dalam sehari, sedangkan wanita 20gr. Oleh karena itu, mengurangi asupan makanan seperti mentega, sosis, biskuit, dan pai adalah pilihan terbaik untuk menjaga tubuh yang sehat.

5. Kurangi asupan natrium atau sodium

Terlalu banyak garam atau natrium dalam makanan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan stroke atau penyakit jantung.

Hindari produk asin seperti keripik dan makanan cepat saji, karena mengandung lebih banyak kadae garam. The Institute of Medicine menyarankan 1,5gr garam perhari untuk tubuh yang sehat.

6. Perbanyak Konsumsi Gandum Utuh

Makanan berbahandasar gandum utuh, seperti oatmeal, quinoa, beras merah, dan roti gandum merupakan pilihan terbaik untuk tubuh yang sehat, karena bebas gluten serta kaya nutrisi seperti zat besi, mangan, selenium.

Semua kandungan tersebut dapat melancarkan pencernaan, dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

7. Perbanyak air putih

Air adalah minuman paling sehat bagi semua orang. Air membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik.

Kekurangan air dalam tubuh dapat menyebabkan Anda mudah lahan dan sakit kepala. Oleh karena itu, minum air yang cukup adalah pilihan terbaik untuk membuat Anda tetap kenyang dan sehat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar