Kapolda Jatim: Kontruksi SDN Gentong Ngawur, Gagal!

  Sabtu, 09 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan meninjau langsung SDN Gentong Pasuruan. (Suara.com/Achmad Ali).

PASURUAN, AYOSURABAYA.COM -- Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan bahwa kontruksi bangunan di SDN Gentong Kota Pasuruan, Jawa Timur tak beres.

Bahkan, atap di beberapa ruang kelas SD itu sudah diprediksi jauh-jauh hari bakal ambruk. Menurutnya, bangunan atap empat kelas SDN Gentong yang ambruk itu karena diakibatkan proses pembangunan yang gagal.

AYO BACA : PDIP Sepakat RAPBD Surabaya 2020 Disahkan Pada Hari Pahlawan

"Sudah gagal kontruksi, dan ngawur bangunnya," kata Kapolda usai melihat langsung gedung SDN Gentong, Sabtu (9/11/2019).

Hasil Labfor, lanjut Luki, cocok dengan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menyebutkan bahwa bangunan ini sudah tidak sesuai dengan spesifikasi. Ada indikasi korupsi dalam pembangunan atas sekolah tersebut.

AYO BACA : Aksi Wali Kota Risma Bawa Bedil dan Naik Kendaraan Panser

"Ini masih kami dalami lagi. Kalau memang iya, berarti ada dua kasus yakni kelalaian dalam pembangunan yang membuat orang meninggal dunia dan penyimpangan atau korupsi," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur telah menetapkan dua tersangka atas insiden ambruknya atap SDN Gentong I, Gadingrejo, Kota Pasuruan yang menewaskan dua orang dan belasan luka-luka.

Dua tersangka tersebut berinisial S dan D yang merupakan kontraktor yang menggarap proyek pembangunan atap di sekolah tersebut. Keduanya dijerat Pasal 359 KUHP atas kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang.

AYO BACA : Polda Jatim Tetapkan Dua Kontraktor Jadi Tersangka Atap SD Ambruk

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar