Di Mana Spot Terindah di Raja Ampat?

  Selasa, 17 September 2019   Rahim Asyik
Salah satu celah di Bukit Misool. (Iswan Budhi M.)***

Raja Ampat di Papua sesungguhnya punya banyak spot menarik yang instagramable, bukan hanya Telaga Bintang. Butuh waktu antara 4-8 hari untuk mengunjungi spot-spot indah di Raja Ampat. Di antara puluhan spot itu, ada lokasi yang paling indah di Raja Ampat, lokasi yang paling recommended untuk dikunjungi. Di mana saja?

RAJA AMPAT DI PAPUA SERING DISEBUT JUGA SEBAGAI SURGA DI DUNIA. Disebut demikian lantaran pemandangannya memang indah. Mereka yang belum pernah ke Raja Ampat mungkin membayangkan pemandangan yang dimaksud berada di satu lokasi saja. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Raja Ampat bukan tempat seluas Lembang di Kabupaten Bandung Barat atau Ciwidey di Kabupaten Bandung. Raja Ampat bahkan jauh lebih luas dari Kota Bandung yang biasa dijadikan tempat berakhir pekan. Luas area Kepulauan Raja Ampat yang kerap jadi tujuan wisata selam dan pemandangan alam itu kenyataannya melebihi luas Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Raja Ampat saja luasnya lebih dari dua kali lipat luas Provinsi Jawa Barat. Bandingkan luasnya yang antara 71.605 km2 dengan 35.222 km2.

Di tempat seluas itu, terdapat sekira 1500 pulau. Dengan demikian, paling tidak dibutuhkan waktu 4 hari dengan perahu cepat atau 8 hari dengan perahu biasa untuk bisa mengunjungi spot-spot penting di Raja Ampat.

Pertanyaannya, di tempat seluas itu dengan pemandangan yang rata-rata indah, spot mana yang paling indah di Raja Ampat, baik hanya untuk menikmati pemandangannya maupun snorkeling atau menyelam? Mana daerah yang paling instagramable di Raja Ampat?

Papua-Paradise-Resort

Papua Paradise Resort, salah satu penginapan di Pulau Birie, Batanta. (Iswan Budhi M.)***

Penulis sudah dua kali berkunjung ke Raja Ampat dengan cara ”liveaboard” alias tidur di atas kapal sambil berkeliling taman nasional. Kunjungan 6 hari pertama dihabiskan di daerah Waisai, Mansuar, Arborek, Pianemo, Friwen wall, Kabui, Batangpele, Wayag dan menginap di resor di Pulau Birie, daerah Batanta. Empat atau lima lokasi pertama, termasuk Telaga Bintang, merupakan tempat yang paling sering dikunjungi turis domestik lantaran lokasinya yang paling dekat dijangkau dari Waisai ataupun Sorong.

Dari Sorong, Waisai bisa ditempuh dengan kapal cepat dalam waktu 2 jam. Turis biasanya menginap di Waisai lalu menyewa speedboat untuk berkeliling ke tempat-tempat tadi. Di Waisai ini turis bisa melihat burung cendrawasih di habitatnya, tapi harus mau bangun pagi-pagi sekali.

AYO BACA : Sejarah Kebun Binatang Bandung Tahun 1930-an

Tempat-tempat tadi sebetulnya bisa langsung ditempuh dari Sorong. Namun butuh waktu seharian, dari pagi sampai petang. Sedangkan untuk menuju Wayag, butuh waktu lebih lama lagi. Dari Sorong, Wayag bisa ditempuh dengan speedboat dalam waktu sekira 6 jam.

Wayag

Pemandangan di Wayag. Pulau-pulau kecil terlihat bertebaran. (Iswan Budhi M.)***

AYO BACA: Struktur Bangunan Mirip Candi di Lereng Gunung Wilis Tempat Pemujaan

AYO BACA: Nasib Suku Komodo yang Kalah Tenar dari Komodo dan Pulau Komodo

Wayag adalah gugusan puluhan bahkan ratusan pulau kecil. Pemandangannya mirip bukit Pianemo yang sempat dipopulerkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Akan tetapi jauh lebih indah dan luas, serta punya beberapa spot untuk melihat pemandangan. Wayag sangat instagramable. Beberapa pulau tampak terjal, beberapa pulau berpasir putih bersih. Ada juga bagian di mana pengunjung bisa berenang dengan hiu-hiu di pinggir pantai. Sayangnya, Wayag bukan spot terbaik untuk kegiatan selam atau snorkeling.

Pulau Batanta dan sekitarnya paling tidak populer karena pemandangannya kurang bagus bila dibanding dengan wilayah lainnya. Padahal di Pulau Batanta ini banyak area snorkeling dan diving yang bagus dan masih alami, seperti di Pulau Birie, juga ada pulau pasir seperti Mansuar. Di Pulau Batanta juga terdapat air terjun cantik yang tak dimiliki daerah lainnya.

Kepulauan-Balbulol-Misool

AYO BACA : Benteng Kedungcowek Calon Destinasi Wisata Baru di Surabaya

Kepulauan Balbulol Misool. (Iswan Budhi M.)***

Wilayah paling menarik di Raja Ampat barangkali Misool dan gugusan pulau di sekelilingnya. Pada kunjungan kedua penulis sengaja menghabiskan 6 hari khusus berkeliling di kawasan ini. Jaraknya hampir sejauh Sorong ke Wayag tapi beda arah. Misool lebih ke selatan, mendekat ke Pulau Seram, Maluku. Sedangkan Wayag ke arah Pulau Halmahera di Maluku Utara. Dari Misool ke Wayag bisa dua hari perjalanan.

Dibanding daerah lain, Misool termasuk lengkap. Baik pemandangan bawah airnya maupun pulau pulau di atasnya cantik sekali, gabungan bukit Pianemo dan Wayag. Begitu juga hamparan pasir putih atau tebing bawah lautnya dengan koral berbagai jenis ikan yang berlimpah. Lebih lengkap lagi karena turis bisa melihat lukisan ratusan tahun di dinding karang, berenang di gua air tawar. Bahkan berenang di Danau Lenmakana bersama ribuan ubur-ubur yang terperangkap ratusan tahun sehingga kehilangan sengatnya.

Bukit-Misol

Pemandangan di Bukit Harfat Misool. (Iswan Budhi M.)***

Daerah yang tak boleh dilewatkan saat di Misool adalah Balbulol, Bukit Harfat, Bukit Hati, yang instagramable. Selain itu juga banyak spot untuk diving dan snorkeling seperti di Warakaraket, juga laguna-laguna alami yang indah.

Saran penulis, bila ingin ke Raja Ampat persiapkan waktu dan biaya mengingat taman nasional ini luas dan memiliki banyak spot menarik. Jadi, jangan ke sana hanya untuk menghabiskan akhir pekan saja. Selain itu, minimal belajar snorkeling mengingat taman bawah airnya terkenal sebagai salah satu yang terindah di dunia. Kalau Anda sudah pernah berkeliling Raja Ampat, niscaya pemandangan di Nusa Penida yang lagi hits itu ibarat remah-remahnya Raja Ampat saja.

ISWAN BUDHI M, Penggiat pariwisata, IG: @iswan.toursindonesia

AYO BACA: Wisata Cirebon: Lais, Isu Gender, dan Keterlibatan Roh

AYO BACA: UNESCO Akan Deklarasikan Kawasan Samota Jadi Cagar Biosfer

AYO BACA : Wali Kota Kediri Luncurkan Kampoeng Tahu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar