Struktur Bangunan Mirip Candi di Lereng Gunung Wilis Tempat Pemujaan

  Kamis, 15 Agustus 2019   Rahim Asyik
Arkeolog mengukur susunan batu bata saat ekskavasi di Candi Klotok, Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019). Ekskavasi oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jatim di lereng Gunung Wilis itu telah menemukan kembali struktur bangunan mirip candi yang terletak sekitar 200 meter dari lokasi candi utama dan diperkirakan merupakan peninggalan masa kerajaan Kediri. (Prasetia Fauzani/Antara Foto)***

Sebuah struktur bangunan mirip candi ditemukan di lereng Gunung Wilis. Kuat diduga bahwa struktur itu merupakan tempat pemujaan masa Kerajaan Kediri. Alasannya, tak ditemukan patung dan relief di sana. Hingga Rabu (14/8/2019), proses ekskavasi terhadap struktur tengah berlangsung.

KEDIRI, AYOSURABAYA.COM-- Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya atau BPCB Trowulan Mojokerto, Jawa Timur, melakukan ekskavasi terhadap struktur bangunan mirip candi yang ada di sekitar lereng Gunung Wilis (2.563 mdpl) di wilayah Kota Kediri.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Kediri Nur Muhyar, ekskavasi akan diikuti 14 orang. Mereka terdiri dari juru peta, juru gambar, arkeolog, beserta sejumlah juru gali. "Ekskavasi sudah berlangsung. Nanti direncanakan sampai 20 hari, namun efektifnya sekitar 15 hari karena mereka juga harus menyusun laporan kembali ke kantor," kata Nur di Kediri, Rabu (14/8/2019).

Menurut Nur, ekskavasi berlangsung 3 tahap, yakni zonasi, pemetaan, dan penggalian. Temuan diharapkan berhasil mengungkap struktur bangunan yang ada itu merupakan peninggalan kerajaan apa.

AYO BACA : Situs Candi Adan-Adan Bisa JAdi Wisata Museum Kebencanaan

Nur menduga bangunan mirip candi itu merupakan peninggalan Kerajaan Kediri. Dulunya tempat ini diperkirakan digunakan sebagai tempat pemujaan. Hal ini diperkuat dengan tidak ditemukannya patung atau relief di lokasi. "Sementara masih dugaan saja, era masa Kediri. Diperkirakan sebagai tempat pemujaan karena tidak ada relief, tidak ada patung yang ditemukan," ujar Nur.

Ia menambahkan, biasanya jika ditemukan suatu tempat pemujaan selalu ada korelasinya dengan sumber mata air atau petirtan, candi, dan sebuah gunung yang disakralkan. Hal itu seperti kepercayaan masyarakat zaman dahulu yang menganggap gunung adalah suatu tempat berkumpulnya para dewa.

Terkait dengan kemungkinan lokasi temuan itu berhubungan dengan situs Goa Selomangleng di Kediri, Nur mengatakan hal itu masih harus didalami lagi.

AYO BACA : Pameran Vespa Nuansa Militer Pecahkan Rekor MURI

Lokasi bangunan mirip candi ini berada di sekitar Gunung Wilis tepatnya di area Perum Perhutani KPH Kediri dengan jarak tempuh berjalan kaki lebih dari 2 kilometer. Warga yang hendak ke lokasi bisa mengunjungi lokasi lewat jalan setapak.

AYO BACA: Tari Thengul: Warisan Intelektual Bojonegoro untuk Dunia

AYO BACA: Objek Wisata di Malang Harus Punya Merek Sendiri

AYO BACA: Inilah Saatnya Berwisata dengan Kepala Penuh Narasi

AYO BACA : Kediri Raih Predikat Kota Layak Anak di Tengah 12% Anak-anak di Sana Alami Stunting

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar