Scarabée, Mobil Militer yang Bisa Berjalan Seperti Kepiting

  Kamis, 20 Juni 2019   Rahim Asyik
Tampilan Scarabée, mobil lapis baja kendaraan militer Perancis buatan anak usaha Volvo. (www.popsci.com)***

Anak perusahaan Volvo, Arquus memproduksi kendaraan militer canggih bernama Scarabée. Mobil bisa berjalan seperti kepiting, tak masalah kalau diterjunkan dari pesawat tanpa parasut, dan bisa dikendalikan dari jarak jauh.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Volvo Group, lewat anak usahanya, Arquus (perusahaan Perancis yang memproduksi kendaraan untuk pertahanan dan keamanan) memproduksi kendaraan militer yang diberi nama Scarabée. Scarabée adalah bahasa Perancis beetle atau kumbang.

Menurut laman ini, Scarabée diproduksi dalam dua mesin, listrik dan diesel. Mobil lapis baja dan kemampuan manuver tinggi ini dapat dikendalikan dari jarak jauh, dan mampu membawa peralatan lebih dari 2 ton, termasuk senjata.

Scarabée bahkan dapat dijatuhkan dari pesawat tanpa parasut, asalkan pesawat terbang rendah. Scarabée yang ukurannya lebih kecil tapi lebih cepat dari Humvee Amerika disebut-sebut sebagai kandidat untuk menggantikan 730 kendaraan lapis baja Angkatan Darat Perancis pada tahun 2025.

Scarabée berbahan komposit. Dengan proses perakitan yang baru, mobil ini antipeluru, ledakan, dan ranjau.

AYO BACA : Toyota Tanamkan Mesin Baru ke Ne Hilux Single Cabin Dieselnya

Diketahui memproduksi kendaraan militer relatif dilematis. Kalau ingin kuat, mobil harus dilapisi pelindung yang banyak. Akibatnya, mobil jadi lebih besar dan kuat. Kalau ingin tetap gesit, mobil itu harus diberi mesin kapasitas besar dan tangguh. Tetap saja mobilnya tak akan gesit dan mudah terdeteksi.

Bagaimana dengan Scarabée? Mobil ini memiliki dimensi tinggi 1,8 meter dan lebar 4,5 meter. Ketika diisi 4 orang, berat mobil mencapai 6,6 ton. Dengan bobot seperti itu, Scarabée dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 75 mph dan dapat berakselerasi dengan cepat. Kecepatan akselerasinya memadai untuk berkelit dari terjangan misil antitank.

Nama Scarabée sebetulnya tidak terlalu tepat. Lebih tepat kalau dinamai crab atau kepiting. Soalnya mobil ini mampu berjalan menyamping. Soalnya, baik roda depan maupun roda belakangnya bisa diputar ke arah yang sama atau sebaliknya. Dengan demikian, mobil bisa berbelok sangat tajam atau menyamping untuk menghindari ranjau.

Scarabée juga dilengkapi dua pintu geser untuk memudahkan kru keluar-masuk di ruang yang sempit. Pintu luar dapat dibuka dengan remote control karena tak ada pedangan.

Sama seperti tank, atap Scarabée bisa dipasangi radar, senapan berat 12,7mm, senapan 30mm, senapan antitank bahkan peluncur rudal jarak menengah.

AYO BACA : Mobil Buatan Vietnam, VinFast, Mulai Mengaspal, Senin (17/6/2019)

Sistem kontrol engine, rem, kemudi, dan gearbox Scarabée dikembangkan oleh Volvo atau pemasoknya. Tujuannya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar.

Scarabée juga memanfaatkan inovasi di sektor robotisasi yang dikembangkan oleh Volvo dan Arquus.

"Sangat penting bagi kami untuk mengembangkan kendaraan militer yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, bahkan ketika itu off-road," kata Chief Executive Arquus, Emmanuel Lavacher.

Scarabée dapat dikontrol dari jauh "bahkan di luar garis pandang operator".

Tak kalah pentingnya, Scarabée memiliki trailer listrik bermotor yang dapat membawa tambahan 4 ton peralatan. Trailer ini juga dirobotisasi sehingga dapat dipisahkan dan “dipanggil”manakala diperlukan untuk disatukan lagi.

AYO BACA : Tesla Berencana Produksi Mobil Amfibi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar